Transformasi Data Menjadi Dampak: YWU dan ChildFund Mantapkan Tata Kelola Program Lewat ‘Refresh Penguatan MEL

BOGOR – Mengabdi pada ranah kemanusiaan tidak hanya menuntut kebesaran hati, tetapi juga sistem kerja yang presisi, terukur, dan akuntabel. Merespons kebutuhan tata kelola program yang semakin dinamis, Yayasan Warga Upadaya (YWU) menyelenggarakan lokakarya “Refresh Penguatan MEL (Monitoring, Evaluation and Learning) Lembaga” yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Selasa dan Rabu, 23-24 Juni 2026, di Zest Hotel Bogor.

Kegiatan strategis ini difasilitasi langsung oleh Bapak Rahmat Hidayat MEL Specialist ChildFund beserta Tim ChildFund Indonesia. Lokakarya ini dihadiri oleh 15 peserta yang secara komprehensif merepresentasikan berbagai fungsi vital di dalam tubuh YWU, mulai dari unit Program, MEL, Keuangan (Finance), hingga Sponsorship.

Dengan mengusung filosofi dasar bahwa “Data Bukan Sekadar Laporan”, kegiatan ini bertujuan membongkar kebiasaan administratif yang mekanis menjadi sebuah budaya kerja yang analitis dan berbasis pembelajaran. Pada hari pertama, peserta diajak menyelami reorientasi MEL dalam siklus program, memahami fatalitas data yang tidak akurat, serta mendiskusikannya dalam kelas. Sementara itu, hari kedua difokuskan pada penguatan dan integrasi sistem CAMEL dari berbagai perspektif lintas divisi.

Pendekatan pelatihan dirancang secara interaktif dan taktis. Peserta tidak hanya menerima paparan materi, tetapi langsung melakukan demonstrasi langsung (live demo), mengidentifikasi kesalahan umum dalam input data, hingga membedah simulasi studi kasus krusial, seperti hilangnya data kegiatan atau selisih jumlah peserta pendampingan. Sesi ini diakhiri dengan perumusan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang konkret, di mana setiap divisi menyepakati jadwal verifikasi internal dan monitoring pasca-pelatihan.

Optimalisasi penggunaan CAMEL sebagai jembatan integrasi antara Program dan Finance ini menjadi bukti nyata keseriusan YWU. Melalui penyegaran kapasitas ini, YWU memastikan bahwa setiap angka dan narasi yang terekam dalam sistem akan diterjemahkan menjadi keputusan strategis yang berpihak pada kesejahteraan anak dan perbaikan kualitas hidup keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *